Resep Spesial: TIPS MEMILIH DAN MENGHILANGKAN BAU DAGING KAMBING | Blog Aryani M

TIPS MEMILIH DAGING KAMBING
Secara generik daging yang baik adalah yang berwarna merah segar & cerah serta mempunyai aroma yang khas menggunakan sedikit prengus namun tidak berbau busuk. Daging pula mempunyai karakteristik bertekstur padat dan bila ditekan akan terasa kenyal atau nir lembek.
Terdapat banyak bagian daging kambing & bisa diolah dengan berbagai macam variasi makanan yg enak. Pemilihan bagian atau jenis daging yg sempurna tentunya akan menambah citarasa kuliner tersebut, berikut sedikit penjelasan tentang beberapa bagian daging tersebut.
1. Kaki depan (lamb foreshank). Bagian ini terdapat di bagian paha hingga kaki. Terbagi menjadi 2 macam, yaitu kaki depan dan kaki belakang. Kaki depan lebih keras dibandingkan kaki belakang karena kaki depan mempunyai lebih banyak otot daripada lemak. Karena itu, pengolahan kaki kambing bagian depan harus lebih lebih usang daripada kaki belakang. Cocok diolah buat: Aneka kuliner berkuah yg dimasak pada saat yg usang, seperti semur, kari, sup.
2. Sengkel (lamb shank). Kaki belakang ini mempunyai tekstur yg lebih empuk dibandingkan kaki depan. Cocok diolah buat : roast lamb, semur.
3. Panggul (lamb leg). Karakter menurut daging panggul ini adalah teksturnya yg lebih empuk dibandingkan sengkel atau lamb shank. Aromanya pun nir terlalu kuat lantaran kadar lemaknya lebih sedikit dibanding bagian perut. Cocok diolah buat: sate kambing, gulai, & tongseng kambing.
4. Iga (rib). Pada umumnya bagian ini lebih empuk & biasa tersaji pada olahan bakar atau sup. Sebelum proses pembakaran, sebaiknya iga kambing direbus terlebih dulu menggunakan panci bertekanan tinggi menggunakan menambahkan daun salam, serei, kunyit buat menghilangkan bau prengus. Selain itu, campuran bumbu ini pula dapat menghilangkan efek lengket dampak lemak menurut iga. Cocok diolah buat: iga bakar, sup.
5. Has luar (sirloin). Bagian ini adalah bagian daging yg memiliki tekstur empuk & umumnya terdapat sedikit lemak. Cocok diolah buat: rendang, steak, sate.
6. Has dalam (tenderloin). Seperti juga daging sapi, daging has dalam menurut kambing merupakan salah satu bagian yang terbaik karena teksturnya yang empuk dibandingkan daging has luar atau sirloin. Cocok diolah untuk: tongseng, sate.
7. Bahu (chateaubriand). Chateaubriand merupakan bagian daging kambing yg terletak dalam punuk bagian atas. Bahu merupakan galat satu bagian yg empuk & lebih mahal dibandingkan bagian manapun. Cocok diolah buat: steak & sate.
TIPS MEGHILANGKAN BAU AMIS ATAU PRENGUS PADA DAGING KAMBING
Bau prengus pada daging kambing atau domba akan mengganggu citarasa dari kuliner yg telah diolah. Oleh karena itu, berikut beberapa cara buat mengurangi & menghilangkan bau amis/ prengus daging kambing.
- Daging kambing yang akan diolah jangan dicuci atau terkena air agar aroma kambing tidak semakin menonjol dan tidak liat saat dimasak. Mengolahnya secara langsung setelah disembelih juga dapat menimbulkan bau perengus yang tajam, sebaiknya diamkan beberapa jam agar semua darahnya keluar dan kotorannya turun lalu cuci bersih dengan air mengalir sampai semua kotorannya hilang.
- Tetapi, cara tersebut hanya efektif jika digunakan untuk daging yang sudah dipotong dan terpisah dari tulang. Sedangkan untuk menghilangkan bau perengus pada daging yang masih menempel pada tulang, maka pencucian dengan cara merebusnya dalam air mendidih. Tambahkan lengkuas, jahe, daun salam atau daun jeruk dan serai di dalam air rebusan atau dengan bahan-bahan yang beraoma kuat lainnya.
- Saat mengiris atau memotong daging ketika akan diolah/ dimasak, sebaiknya dengan bagian yang tidak terlalu besar melawan arus dan berhati-hati agar daging tidak terkena kotoran sehingga tidak terpancing untuk membersihkannya dengan air. Jika bulu-bulu kambing masih menempel halus dan tipis, cabuti saja pelan-pelan. Daging kambing siap olah tidak mengapa disimpan dulu di dalam kulkas sebelum dimasak, sepanjang tidak dicuci dengan air.
Thanks for like n share :
Subscribe to receive free email updates:

Komentar